Kamis, 29 Desember 2016

Gigi Gingsul

Sudah di tahun ke sekian. Nalta memintaku duduk manis di teras. Menunggu kedatangannya. Melihat gigi gingsulnya kalau tersenyum, manis!

Pada secarik kertas kutulis pelan namanya: Nalta Yarof. "KUMERINDUKANMU." Mungkin jika ajal menjemputku, ia mendapati kertas ini dari saku dadaku, tepat di jantung.

Jika ia benar-benar datang. Dan memungut kertas ini. Kalau memang ia cintaiku, ia akan menyusulku. Ke tempat ajalku.

Surabaya, Desember 2016

Tidak ada komentar:

Posting Komentar